Senin, 24 Februari 2014

Datu Kandang Haji Lebih Tua Dari Datu Kelampayan



PARINGIN - Datu Kandangan Haji diriwayatkan lebih dulu hidup dari Datu Kelampayan. Hal itu disampaikan Dekan Fakultas IAIN Antasari Banjarmasin, DR Asmaran AM MA saat membacakan manakif Datu Kandangan Haji, di acara haul, Kamis (29/3/2012).
Dari riwayat Datu Kandang Haji, diwariskan dari generasi dari generasi, namun tidak ada keterangan dimana beliau wafat.
"Namun Aswadi Syukur, mantan MUI Kalsel, Banjarmasin pernah meriwayatkan diperkirakan Datu Kandang Haji hidup pada Abad 17 dan 18 masehi," ujarnya.
Beberapa peninggalan Datu Kandang Haji sebagai bukti antara lain Masjid Al Mukarramah, Halong, Sirajul Huda, Paran, Paringin, benda pusaka, Alquran tulisan tangan, cukmar atau tongkat berkhotbah di Masjid Sirajul Huda di Paran, Paringin.
"Jika dia wafat, dia minta dimakamkan di batu wafak, di Desa Teluk bayur, Juai," imbuhnya.
Benda pusaka itu, dinyatakan tidak tersimpan. Hingga, tidak dapat ditemukan dan diperrlihatkan lagi.
 Kabupaten Balangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar